Kemarin ketika habis melakukan aksi di titik nol Yogyakarta, iseng iseng motret-motret lalu ku lihat “ada pengemis dalam kamera”.Inilah realita. Seperti pengemis-pengemis kebanyakan, pengemis yang tertangkap kameraku itu mengiba, ( sebenarnya bukan kameraku sih kamera cap kursi, alias pinjeman)
“neng minta uangnya, seharian ini aku belum makan” katanya mengiba sambil tangannya nyadong-----sorry pake bahasa jawa, habis lupa bahasa indonesianya apa?----he he he.
Pengemis itu keadaannya tak beda jauh dengan yang ada di dalam film-film. Kalau dalam film, diceritakan kalau para pengemis yang ada dijalanan tu diorganisir oleh bos yang nantinya dia menadahi hasil ia mengemis, lok pengemis yang satu ini aku tak tahu, soalnya tak kuselidiki, meskipun begitu aku juga tak berniat menyelidikinya,,,, he he, Eits tapi bukan berarti ceritaku akan habis sampai disini,,,, Aku akan meneliti tentang pandangan islam about Pengemis,,,, dalam banget ga sih….??? Ah, tidaklah,,,